Selasa, 09 Oktober 2018

Mendefinisikan Perbedaan Air Conditioner dan Air Cooler dari Cara Kerja, kekurangan dan Kelebihannya

Untuk mengetahui sesuatu kita memang perlu memahami definisi dari hal tersebut. Selain dari definisi, kita bisa mendapatkan gambaran tentang sesuatu tersebut dari mekanisme kerja, kekurangan dan kelebihannya. Beberapa indikator tadi akan sangat berguna terutama untuk mendeskripsikan produk-produk dalam bentuk fisik, termasuk perangkat pendingin ruangan. Dengan semakin kecangnya isu pemanasan global (global warming), produk pendingin ruangan pun memang ikut meningkat pertumbuhannya. Dari sekian banyak perangkat pendingin ruangan yang ada, Air Conditioner (AC) dan air cooler menjadi yang paling diminati. Maka dari itu memahami perbedaan antara air cooler dan air conditioner akan menjadi hal yang menarik untuk dipelajari.

Agar bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai perbedaan air cooler dan air conditioner ini maka kita harus menjelaskan semuanya dari definisi, cara kerja serta kekurangan serta kelebihannya. Kita mulai saja dari definisi dari air conditioner yang merupakan sebuah perangkat pendingin ruangan yang bekerja menurunkan suhu dengan bantuan senyawa tertentu. Sementara itu air cooler adalah perangkat pendingin ruangan yang bekerja meningkatkan kelembaban udara dengan dukungan air dingin pada tangki.

Lanjut ke cara kerja masing-masing produk. Cara kerja air conditioner sendiri dimulai dari penyerapan udara panas oleh kipas untuk kemudian diteruskan ke kumparan yang mengandung senyawa hidroklorofluorkarbon (HCFC), klorofluorkarbon (CFC), dan perfluorokarbon (FC). Di kumparan inilah terjadi konversi dengan wujud kondensasi yang membuat udara panas berubah menjadi dingin. Nah setelah itu udara dingin yang telah dihasilkan akan diteruskan ke ruangan. Sementara itu untuk cara kerja air cooler adalah dengan memanfaatkan air dingin atau es pada tangki untuk diubah menjadi uap. Setelah itu uap dari air dingin ini akan diteruskan ke ruangan untuk diringkatkan kelembaban udaranya. 
Selanjutnya mari kita bahas kelebihan dan kekurangan masing-masing perangkat ini. Kita awali dari kelebihan dari air conditioner atau yang juga sering disebut AC. Kelebihan dari air conditioner antara lain :
  •     Kualitas dinginnya begitu terasa dibanding produk sejenis.
  •     Untuk menurunkan temperatur ruangan, air conditioner sangat cepat bekerja.
  •     Tidak ada masalah bila ditempatkan di ruang tanpa sirkulasi yang baik karena tidak akan menimbulkan efek buruk kelembaban.
  •     Bisa digunakan terus-menerus tanpa ketergantungan pada persediaan air dingin seperti pada air cooler.
Meskipun air conditioner ini sudah populer dan banyak dipakai oleh masyarakat, tapi tetap saja produk ini memiliki beberapa kekurangan, seperti :

  •     Banderol harga belinya selangit atau mahal dibandingkan dengan produk sejenis.
  •     Membuat tagihan listrik di rumah membengkak karena konsumsi dayanya yang besar mencapai 500 watt.
  •     Membutuhkan orang lain atau ahli sevice AC untuk merawatnya.
  •     Sulit untuk dipindah-pindahkan, karena pemasangannya yang bersifat permanen.
Lalu bagaimana dengan perangkat air cooler? Karena merupakan produk buatan manusia maka air cooler juga punya kelebihan dan kekurangan. Berikut beberapa kelebihan dari air cooler :

  •     Untuk membelinya Anda tidak perlu mengeluarkan dana besar karena banderolnya yang murah dibanding AC.
  •     Saat digunakan, air cooler hanya membutuhkan daya 80-110 watt saja sehingga tidak akan membebani tagihan listrik rumah Anda.
  •     Untuk membersihkan dan merawatnya, Anda bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan ahli service. Dari sini ongkos perawatan air cooler pun murah.
  •     Bila ingin memindahkan perangkat ini akan sangat mudah untuk dilakukan sesuai selera.
  • Sedangkan untuk kekurangan dari air cooler antara lain :
  •     Hanya mampu meningkatkan kelembaban udara sehingga dinginnya udara yang dihasilkan tak sebaik air conditioner.
  •     Butuh waktu lama untuk mendinginkan ruangan.
  •     Penempatannya tergantung pada ruang dengan sirkulasi udara yang baik agar tidak menimbulkan efek buruk kelembaban.
  •     Harus diisi ulang dulu air dingin pada tangki bila ingin digunakan lagi.

Itulah beberapa penjelasan dan pembahasan mengenai perbedaan AC dan air cooler. Dengan mengerti dan memahami bedanya air cooler dan air conditioner maka Anda akan bisa menjawab pertentangan air cooler vs air conditioner yang selama ini bergulir. Dan yang pasti juga dengan memahami perbedaan air cooler dan air conditioner maka Anda akan bisa mendapatkan produk pendingin ruangan yang tepat dan menguntungkan.


EmoticonEmoticon